Inilah Perbedaan Antara Mesin Turbocharger dan Supercharger, Simak ini biar mengerti

Inilah Perbedaan Antara Mesin Turbocharger dan Supercharger, Simak ini biar mengerti

lifetrick.id – Inilah Perbedaan Antara Mesin Turbocharger dan Supercharger, Simak ini biar mengerti. Perbedaan antara mesin turbocharger dan supercharger terkadang cukup menipu. Ini karena kedua mesin ini sama-sama menggunakan kata “charger” di belakangnya.

Turbocharger dan supercharger adalah perangkat yang digunakan untuk memberikan asupan udara ekstra ke dalam ruang bakar. Bahasa lain adalah induksi paksa. Dengan menggunakan induksi paksa, daya yang dihasilkan akan lebih besar.

Kedua kompresi tersebut memiliki kemampuan push sekitar 50 persen. Namun, keduanya memiliki perbedaan.

Berikut ini adalah perbedaan antara mesin turbocharged dan supercharged.

Turbocharger

Turbocharger dibuat oleh Insinyur Swiss Alfred Buchi pada tahun 1905. Ia menggunakan alat ini untuk Perang Dunia II. Kemudian pada tahun 1960 turbocharger digunakan pada mobil.

Penggunaan turbocharger dinilai lebih hemat karena kipas turbin yang digunakan adalah gas buang atau tidak menggunakan tenaga mesin. Gas buang ini digunakan untuk menggerakkan kompresor melalui turbin.

Sayangnya, efek dorongan turbocharger cenderung lebih kecil dan membentuk celah antara pedal gas yang diinjak. Jeda waktu ini sering disebut sebagai lag turbo. Biasanya terjadi pada kecepatan rendah karena gas buang yang terlalu kecil.

Turbocharger mampu menghasilkan kecepatan hingga 250.000 rpm.

Supercharger

Supercharger ditemukan oleh Philader dan Francis Marion Roots, saudara Connersville, Amerika Serikat, pada tahun 1860. Sebelumnya supercharger adalah alat yang digunakan untuk meniupkan angin ke dalam kompor.

Cara kerja supercharger sangat berbeda dengan turbocharger. Tenaga yang dihasilkan supercharger berasal dari poros engkol mesin. Hal ini karena supercharger memiliki struktur yang mengharuskan perangkat ini dihubungkan ke mesin dengan sabuk atau ikat pinggang.

Udara bertekanan akan masuk ke mesin dan membentuk 46 persen tenaga. Asupan udara di supercharger cukup besar untuk menggunakan lebih banyak bahan bakar.

Supercharger bisa berputar hingga 50.000 rpm karena terhubung dengan mesin. Selain itu, kelemahan supercharger adalah asap yang keluar saat mesin ini berjalan karena tidak ada Wastegate.

Leave a Reply

Your email address will not be published.