Kenali Ciri-Ciri Kulit Sensitif dan Perawatannya

Kenali Ciri-Ciri Kulit Sensitif dan Perawatannya

Ciri-ciri kulit sensitif perlu dikenali, karena perawatan kulit sensitif berbeda dengan jenis kulit lainnya. Ditambah lagi, kulit sensitif lebih rentan terhadap iritasi, sehingga pemilihan produk perawatan kulit harus dilakukan lebih hati-hati.

Kulit sensitif adalah istilah untuk kondisi kulit yang mudah teriritasi saat terkena sinar matahari, polusi, udara yang terlalu panas atau dingin, bahkan bahan kimia dalam produk perawatan kulit.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri kulit sensitif sebelum memulai perawatan kulit. Dengan mengenali tanda-tandanya lebih dini, kulit sensitif bisa dirawat dengan cara yang tepat tanpa memicu iritasi.

Ciri-ciri kulit sensitif

Ada beberapa ciri kulit sensitif yang bisa Anda kenali, yaitu:

1. Lapisan kelembaban kulit terganggu

Kulit sensitif bisa ditandai dengan lapisan kelembapan yang terganggu karena sel-sel kulit tidak mampu menjaga kelembapan kulit. Akibatnya, kulit menjadi kering dan mudah teriritasi.

2. Kulit dehidrasi

Dehidrasi kulit adalah akibat dari gangguan penghalang kelembaban kulit. Hal ini pada gilirannya akan membuat kulit lebih kering, terlihat kusam, dan kurang elastis.

3. Kulit terasa tidak nyaman

Pemilik kulit sensitif seringkali merasa tidak nyaman pada kulitnya, apalagi jika terkena sesuatu yang mengganggu. Kondisi ini dapat menyebabkan sensasi terbakar atau menyengat, gatal, kemerahan, dan pecah-pecah.

4. Kulit kasar

Ciri-ciri kulit sensitif selanjutnya adalah kulit terasa kasar saat disentuh, terlihat bersisik, atau mudah terkelupas. Kondisi ini bisa terjadi karena hilangnya kelembapan kulit.

5. Kulit terasa kencang atau seperti ditarik

Saat kulit sensitif terkena zat atau bahan yang mengiritasi, keluhan kulit terasa kaku atau seperti tertarik juga bisa dirasakan. Tanda kulit sensitif ini juga bisa dipicu oleh kurangnya kelembapan kulit.

Perawatan kulit sensitif

Untuk merawat kulit sensitif, ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah memastikan produk perawatan kulit yang digunakan aman untuk kulit sensitif.

Agar aman dan tidak menimbulkan masalah kulit, produk perawatan kulit sensitif harus memiliki sifat sebagai berikut:

Bahan lembut

Pemilik kulit sensitif perlu menggunakan produk perawatan kulit, baik pembersih wajah, pelembab, maupun tabir surya, dengan bahan yang lembut. Salah satu tanda bahwa produk perawatan kulit yang digunakan lembut dan aman untuk kulit sensitif adalah tidak mengandung pewangi dan alkohol.

Kedua zat ini dapat mengikis lapisan minyak pada kulit yang dilembabkan, sehingga membuat kulit menjadi kering.

Memiliki pH yang seimbang

Untuk pembersih wajah, pilihlah produk yang memiliki pH seimbang. Artinya, pembersih wajah bisa menjaga keasaman kulit dan mencegah peradangan.

Dermatologi diuji dan diberi label Hypoallergenic

Pilih produk perawatan kulit yang telah teruji secara dermatologis dan diyakini aman untuk kulit sensitif. Artinya produk ini memiliki risiko yang sangat kecil untuk memicu iritasi kulit.

Juga, pastikan bahwa produk perawatan kulit yang Anda gunakan adalah hypoallergenic. Artinya produk tersebut cenderung menimbulkan reaksi alergi, sehingga cocok untuk kulit sensitif.

Mengandung bahan yang dapat melindungi kulit sensitif
Gunakan produk perawatan kulit yang melindungi atau menjaga kulit sensitif. Contohnya adalah produk perawatan kulit yang mengandung niacinamide, panthenol, dan gliserin.

Niacinamide dikenal untuk melembabkan kulit sekaligus melindungi kulit dari peradangan berkat sifat anti-inflamasinya. Begitu juga halnya dengan panthenol yang juga bersifat anti inflamasi sehingga dapat mencegah dan mengobati iritasi kulit.

Sedangkan gliserin baik untuk kulit sensitif karena dapat menjaga kelembapan kulit dan memperkuat skin barrier.

Selain menggunakan produk perawatan untuk kulit sensitif, Anda juga perlu melakukan hal-hal berikut untuk mencegah masalah pada kulit sensitif:

  • Jangan mandi terlalu lama, hanya 10-15 menit, dan tidak menggunakan air panas
  • Hindari paparan asap rokok dan polusi udara, karena keduanya dapat memicu atau memperburuk iritasi kulit sensitif
  • Gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari
  • Makan makanan sehat untuk kulit
  • Minum air putih minimal 2 liter setiap hari

Dengan mengenali ciri-ciri kulit sensitif dan perawatannya, pemilik kulit sensitif bisa lebih berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit agar terhindar dari iritasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.