Tips Bepergian Aman dan Nyaman untuk Penderita Asma

Tips Bepergian Aman dan Nyaman untuk Penderita Asma

lifetrick.id – Tips Bepergian Aman dan Nyaman untuk Penderita Asma. Asma biasanya membutuhkan persiapan yang cermat saat bepergian ke luar rumah. Asma yang dapat terjadi kapan saja tentu saja menjadi perhatian dan tidak boleh dilewatkan. Berikut adalah beberapa tips perjalanan untuk penderita asma yang dapat Anda lakukan.

Mengenali pemicu asma saat bepergian

Cuaca semakin sulit diprediksi, kadang -kadang begitu panas dan tidak lama hujan lebat. Nah, Anda perlu memahami bahwa perubahan cuaca dapat memicu kekambuhan gejala asma.

Perubahan cuaca terkait dengan perubahan suhu udara, baik dari panas ke dingin atau sebaliknya. Perubahan suhu mendadak mempengaruhi jalan napas dengan asma.

Saluran udara dapat mengalami peradangan karena udara dingin. Ini membuat saluran udara menyempit sehingga udara yang memasuki paru -paru menjadi terbatas.

Sebaliknya, selama cuaca panas, ada banyak pemicu alergi (alergen) di udara terbang. Beberapa dari mereka adalah serbuk sari, jamur dan debu.

Alergen kecil dapat memasuki tubuh melalui sistem pernapasan. Rhinitis alergi juga dikaitkan dengan munculnya gejala asma.

Ini karena peradangan juga memicu produksi lendir yang berlebihan. Lendir akan semakin mempersempit jalan napas dan menyulitkan Anda untuk menghela nafas lega.

Dikutip dari Klinik Mayo, beberapa gejala asma yang perlu diperhatikan, termasuk:

  • napas pendek atau sesak napas,
  • dada terasa sesak atau sakit,
  • mengi atau bunyi saat mengembuskan napas,
  • susah tidur karena sesak napas, batuk, atau mengi, hingga
  • batuk memburuk bila mengalami gangguan pernapasan, misalnya pilek atau flu.

Gejala-gejala di atas bisa hadir kapan dan di mana saja sewaktu bepergian ke luar rumah. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui sejumlah tips untuk mencegah serangan asma.

Tips untuk bepergian dengan aman untuk penderita asma

Meskipun ada kemungkinan kekambuhan asma, tentu saja ada cara yang aman untuk bepergian. Berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan untuk bepergian ke luar kota lebih aman dan lebih nyaman.

1. Siapkan obat

Selalu berusaha menyediakan obat asma kapan saja dan di mana pun Anda berada. Obat -obatan darurat, seperti inhaler, bisa menjadi pertolongan pertama jika serangan asma terjadi secara tiba -tiba.

Saat menggunakan inhaler asma, kocok tabung beberapa kali sampai obat dicampur secara merata. Semprotkan sekali ke mulut, lalu napas panjang empat kali.

Berikan jeda selama satu menit jika Anda membutuhkan lebih dari satu hisap. Jika Anda melakukannya dengan benar, ini dapat meredakan pernapasan dan mencegah asma semakin buruk.

Selain itu, Anda juga dapat menyiapkan obat lain untuk mencegah komplikasi asma. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang obat apa yang perlu diminum saat bepergian.

2. Jangan terlalu lelah

Sehingga penderita asma dapat bepergian dengan aman, tips lain tidak lupa cukup istirahat selama perjalanan. Kondisi tubuh yang terlalu lelah bisa menjadi salah satu penyebab kekambuhan asma.

Anda perlu cukup istirahat, setidaknya dengan tidur delapan jam setiap malam. Saat tidur, Anda memberikan jeda bagi tubuh untuk beristirahat dan meningkatkan pekerjaan sistem kekebalan tubuh.

Ini tentu bermanfaat dalam mencegah infeksi penyakit, terutama yang terkait dengan sistem pernapasan jika cuaca tidak pasti saat bepergian.

3. Konsultasikan dengan dokter

Tips yang aman untuk bepergian untuk penderita asma lainnya adalah berkonsultasi dengan dokter. Ini mungkin perlu dilakukan jika gejala asma tidak membaik setelah minum obat.

Beri tahu dokter Anda tentang keluhan Anda dan berapa lama Anda mengalaminya. Dokter akan menyesuaikan perawatan dan perawatan yang tepat tergantung pada keluhan Anda.

Jangan lupa untuk mengikuti saran dokter, seperti istirahat yang cukup sehingga kondisinya dengan cepat ditingkatkan. Dengan begitu, Anda masih bisa bepergian dengan aman bahkan jika Anda menderita asma.

4. Cari tahu rumah sakit terdekat

Mungkin Anda diminta untuk memindahkan kota lain untuk waktu yang lama. Kondisi ini dapat membuat Anda khawatir jika asma berulang kapan saja.

Agar tetap nyaman dan aman untuk penderita asma, catat rumah sakit terdekat dari tempat yang Anda kunjungi. Jika perlu, Anda juga dapat belajar cara menggunakan BPJ di kota -kota lain.

Meskipun Anda telah menyiapkan obat asma, Anda masih perlu tahu di mana rumah sakit terdekat. Kalau saja serangan asma memburuk, Anda sudah tahu rumah sakit mana yang menjadi tujuan.

Selalu ingat empat poin di atas sehingga perjalanan Anda berjalan dengan lancar. Orang asma juga disarankan untuk membuat rencana aksi asma untuk memantau kondisi mereka.

Rencana aksi asma yang Anda buat dengan dokter dapat berisi nomor telepon yang dapat dihubungi, pemicu asma, gejala asma, dan obat -obatan yang diperlukan.

Ini sangat berguna dalam keadaan darurat, terutama ketika Anda membutuhkan bantuan orang lain di sekitar untuk menangani kekambuhan asma.

Leave a Reply

Your email address will not be published.